Daftar Pelatih dengan Masa Bakti Terlama di Klub

Daftar Pelatih dengan Masa Bakti Terlama di Klub

Jika pemain yang bermain untuk satu klub saja pastinya sudah banyak sekali. Sebut saja nama Paolo Maldini dan juga Francesco Totti yang hanya membela satu klub dari junior hingga akhirnya pensiun dari dunia Sepakbola. Lalu bagaimana dengan seorang pelatih. Berikut Daftar Pelatih yang pernah berbakti dengan klub dalam waktu yang sangat lama.

Daftar Pelatih yang Pernah Latih Klub Dalam Waktu Lama

Guy Roux – Daftar Pelatih

Daftar Pelatih dengan Masa Bakti Terlama di Klub 3

Jika menyebut nama yang pertama adalah Arsene Wenger ataupun Sir Alex Ferguson ternyata salah besar. Karena pelatih yang pernah melatih klub dalam waktu yang cukup lama yaitu Roux.

Saat itu dirinya merupakan pelatih dari klub Perancis, AJ Auxerre. Dirinya pertama kali melatih tim pada 1961. Saat itu dirinya baru saja pensiun dari pemain yang meman membela klub tersebut.

Saat itu Auxerre masih berada di kasta amatir. Sampai lambat laun dirinya sukses mempersembahkan banyak gelar. Dan hingga akhirnya Roux sukses persembahkan gelar Ligue 1 pada 1996 silam dan mencapai babak semifinal Europa League dimusim 1992/1003 silam.

Sampai akhrinya Roux memutuskan untuk mengundurkan diri pada 2005 silam saat dirinya berusia 66 tahun. Dirinya bahkan dikenal sebagai Bapak dari Auxerre saat ini.

Sir Alex Ferguson – Daftar Pelatih

Daftar Pelatih dengan Masa Bakti Terlama di Klub 2

Jika nama ini siapa yang tidak kenal. Sebagai salah satu pelatih Legenda dari Manchester United ini Fergie memang sangat dikenal akan ketegasannya.

Dan bahkan berkat tangan dirinya, tim mampu merengguh gelar cukup banyak, mulai dari Liga Domestik, Liga Champions Eropa, Europa League hingga Piala Dunia Antar Klub.

Bahkan selain mahir dalam meraih gelar, Fergie yang sudah melatih United sejak 1986 ini mampu membuat bintang baru di lapangan hijau. Sebut saja Neuville Bbersaudara, David Beckham, Cristiano Ronaldo, Rio Ferdinand, Jap Stam, Roy Keane.

Dan bahkan yang terakhir dirinya sukses membawa kiper kawakan Edwin Van der Sar yang sukses dijadikan dirinya sebagai legenda klub.

Tercatat dari 42 gelar yang diraih United, dirinya sukses persembahkan 28 gelar diantaranya.

Daftar Pelatih dengan Masa Bakti Terlama di Klub 1

Ferguson memutuskan untuk mundur dari jabatannya pada 2013 silam. Yang saat itu kursi kepelatihan sementara langsung dialihkan kesalah satu pemain kesayangannya Ryan Giggs yang dimusim yang sama memiliki 2 jabatan, pemain dan pelatih.

Arsene Wenger – Daftar Pelatih

Daftar Pelatih dengan Masa Bakti Terlama di Klub 4

Untuk nama yang satu ini memang sangat identik dengan skuat Arsenal. Dan bahkan saat keluarnya Wenger harus adanya drama yang memang cukup menarik banyak simpatik.

Karena memang pada akhir karirnya di skuat Emirates Stadium dirinya selalu mendapatkan kritikan keras oleh para fans. Dan bahkan adanya perkataan bahwa formasi yang digunakan pelatih asal Perancis ini sudah kuno.

Wenger pertama kali menjadi pelatih Gunners pada 1996 silam. Dan selama berkarir di klub asal London tersebut nasibnya hampir sama dengan Sir Alex Ferguson dengan mampu persembahkan gelar diantaranya 3 gelar Liga Inggris dan 6 Piala FA.

Bahkan dirinya menjadi satu-satunya pelatih Arsenal hingga saat ini yang mampu membawa klub kebabak final Liga Champions Eropa sepanjang sejarang klub.

Selain mahir akan persembahkan gelar. Dirinya juga sukses melahirkan cukup banyak pemain bertalenta.

Sebut saja nama David Seaman, Sol Campbell, Kolo Toure, Patrick Vieira, Dennis ‘The Flying Dutchman’ Bergkamp, Thierry Henry. Dan bahkan juga sukses melahirkan pemain bintang diera Modern seperti Cesc Fabregas, Robin Van Persie dan juga Ashley Cole dan Robert Pires.

Bahwa semua nama tersebut pastinya akan selalu dikenang sebagai legenda hebat. Bahkan dirinya juga sukses membuat rekor mengerikan di Liga Inggris yang belum bisa dipecahkan oleh siapapun.

Saat itu Arsenal sukses menjuarai Liga dengan catatan tidak pernah kalah dan hanya satu kali imbang di 36 laga dalam satu musim.

Wenger memutuskan mundur dari jabatannya pada 2015 silam.

Daftar Pemain Gagal Bersinar di Chelsea

Daftar Pemain Gagal Bersinar di Chelsea

Dari beberapa klub raksasa yang ada di Eropa salah satunya tentu dibalik adanya pembelian dengan uang yang sangat besar. Diantaranya terdapat ada pemain yang dinyatakan gagal bersinar. Hal tersebut tentunya membuat tim harus mengalami kerugian besar menyusul dana yang harus dikeluarkan sangat banyak untuk mendatangakn pemain tersebut. Berikut Daftar Pemain Gagal Bersinar yan berada di Chelsea.

Dari sebagian besar nama yang akan ditaruh mungkin kamu sudah cukup tahu. Atau mungkin hanya sekedar lupa saja bahwa ada nama pemain tersebut didalam daftar ini.

Carlton Cole – Daftar Pemain Gagal

Daftar Pemain Gagal Bersinar di Chelsea 2

Untuk nama yang satu ini sebenarnya bisa menjadi pemain yang tergagal yang pernah didatangkan manajemen Chelsea. Sempat digadang bisa memberikan dampak, Cole bahkan hanya menjadi pemain pelapis saja.

Dirinya sendiri sebelumnya merupakan pemain asli didikan dari akademi The Blues. Hingga pada akhirya ditahun 2001 dirinya resmi promosi kekuat utama.

Namun selama 4 tahun berkarir menggunakan Jersey Chelsea, Pria berkelahiran Croydon ini selalu menjadi pemain pinjaman saja. Tercatat nama klub seperti Wolverhampton Wanderers, Chalton Athletic dan Aston Villa pernah menggunakan jasa pemain ini.

Hingga pada akhirnya pihak tim membuang pemain ini ke West Ham United, dan disitulah dirinya bahkan mampu tampil lebih baik.

Mateja Kezman – Daftar Pemain Gagal

Daftar Pemain Gagal Bersinar di Chelsea 3

Untuk para pemain game Winning Eleven tahun 2000 pastinya akan mengenal nama yang satu ini. Benar sekali pemain asal Yugoslavia ini memang menjadi sosok mengerikan untuk kiper lawan.

Terutama saat dirinya masih berseragam raksasa Belanda PSV Eidhoven. terang saja bermain selama 4 tahun dirinya sukses persembahkan 105 gol dari 122 kali tampil.

Catatan tersebut tentunya sangat mengerikan diera saat itu. Dan bahkan di 4 musim dirinya membela, 3 diantaranya sukses menyandang gelar top skorer Eredivisie.

Dan bahkan dirinya sukses persembahkan 5 gelar Liga. 2 gelar diantaranya di Liga Eredivisie. Hal tersebut langsung membuat skuat Chelsea cukup meminati sang pemain.

Namun sepertinya ini menjadi salah satu titik balik dari Kezman. Dirinya bahkan hanya bertahan satu musim saja di skuat The Blues hingga akhirnya hengkang ke ajang La Liga bersama Atletico Madrid.

Tercatat selama berkarir untuk Chelsea dirinya hanya mencetak 4 gol dari 24 kali bermain.

Claudio Pizarro – Daftar Pemain Gagal

Daftar Pemain Gagal Bersinar di Chelsea 4

Selain itu terdapat nama Claudio Pizarro. Hingga saat ini pemain asal Peru ini masih aktif bermain baik dalam level klub dan level timnas.

Namun pernah menyangka bahwa eks Bayern Munchen ini masuk kedalma satu pemain gagal di skuat Chelsea.

Dimusim perdananya bersama tim Pizarro hanya mampu mencetak 2 gol dari 17 kali tampil. Catatan tersebut pastinya sangat minim, terlebih sebelumnya Pizarro merupakan mesin gol milik Werder Bremen dan Bayern Munchen.

Hingga akhirnya dimusim kedua dirinya harus dipinjamkan ke Werder Bremen yang menjadi klubnya hingga saat ini.

Dan meski sudah berusia 40 tahun. Dirinya masih cukup menjadi pemain andalan meski dalam segi super-sub saja.

Dirinya pernah mendapat anugrah top skorer Bundesliga dimusim 2004/2005  bersama Bayern Munchen dan Europa League dimusim 2009/2010 saat bergabung bersama Werder Bremen.

Andriy Shevchenko – Daftar Pemain gagal

Daftar Pemain Gagal Bersinar di Chelsea 1

Pemain berikutnya pemain yang dinyatakan gagal bersinar saat bermain di Chelsea adalah Andriy Shevchenko.

Pemain asal Ukraina ini seperti cukup banyak yang tidak menyangka. Bahwa saat didatangkan klub menyandang raksasa dari Serie A saat masih membela AC Milan.

Dengan membawa status banyak gelar dirinya bahkan masuk kedalam satu pemain termahal yang didatangkan Chelsea.

Namun apa daya, dirinya hanya gagal bersinar. Meski bertahan hingga 3 musim tercatat dirinay hanya mampu mencetak 9 gol dari 48 kali bermain. Dan dimusim terakhirnya Sheva bahkan sempat kembali dipinjamkan ke klub asalnya Milan.

Valencia dan Villarreal Terjerembab di Papan Bawah

Valencia dan Villarreal Terjerembab di Papan Bawah

Melihat papan klasemen La Liga musim ini tentunya sudah sangat mengenal semua kompetitor raih gelar musim ini. Terdapat 2 nama klub asal Madrid, Real Madrid dan Atletico Madrid, Barcelona dan juga Sevilla. Mereka semua sangat bersaing, namun disamping itu biasanya terdapat nama Valencia dan Villarreal yang kerap memberikan gangguan.

Sepertinya pada musim ini keduanya gagal melakukan hal yang sama saat musim lalu. Dan bahkan saat keduanya kerap menjadi salah satu dari 4 tim perwakilan diajang Liga Championc Eropa.

Bahkan saat ini keduanya bukan hanya bisa berada di papan tengah klasemen. Terlebih saat ini keduaya harus terjebak di papan bawah klasemen dan terancam masuk kedalam zona merah.

Berikut Catatan Valencia dan Villarreal Musim ini

Valencia – Valencia dan Villarreal

Valencia dan Villarreal Terjerembab di Papan Bawah 3

Mendengar klub yang satu ini sebenernya merupakan salah satu raksasa La Liga. Namun dalam beberapa tahun terakhir klub yang pernah diperkuat David Villa dan David Silva ini lambat laun mengalami penurunan prestasi.

Bahkan dimusim 2016/2017 silam tim sempat terancam terdegradasi, dan bahkan hingga paruh pertama secara mengejutkan tim berada di posisi juru kunci.

Dimusim lalu tim mampu tampil hebat dan bangkit. Dengan diperkuat Rodrigo, Simone Zaza dan Santi Mina. Kelelawar Mestalla sukses finis diposisi 4 klasemen La Liga dan kembali berhak bermain diajang Liga Champions Eropa.

Namun dimusim ini mimpi buruk seperti kembali terulang. Bahkan Valencia kini duduk diposisi 15 klasemen sementara, hanya mampu raih 3 menang dan 9 kali hasil imbang.

Meski kehilangan Simone Zaza yang kembali bermain di klub Italia. Namun tim mampu mendatangkan Kevin Gameiro dan Michy Batshuayi yan tampil bagus bersama Atletico Madrid dan Borussia Dortmund dimusim lalu.

Bahkan lini depan tim sendiri tercatat baru mencetak 6 gol saja. Dan Rodrigo yang merupakan top skorer klub musim lalu baru membukukan 1 gol saja.

Hasil ini tentunya sangat ironis, terlebih mereka juga harus gagal diajang Liga Champions Eropa dan harus tergeser keajang Europa League dibabak berikutnya.

Villarreal – Valencia dan Villarreal

Valencia dan Villarreal Terjerembab di Papan Bawah 2

Hal yang sama juga dialami oleh skuat Villarreal. Sebenarnya tim yang satu ini hampir sama dengan kekuatan milik Valencia karena ada beberapa pemain yang memang berlabel bintang dan seharusnya bisa bersaing.

Diperkuat eks Milan Carlos Bacca, pasukan Kapal selam Kuning ini seperti dimakan oleh waktu. Saat ini tim bahkan duduk diposisi 14 klasemen La Liga, hanya unggul selisih gol dari Athletic Bilbao yang juga mengalami penurunan performa.

Jika melihat musim lalu, Villarreal tampil cukup lumayan hingg pada akhirnya finis diposisi 5 klasemen. Kalah tipis dengan torehan Valencia saat ini.

Bahkan tim sukses melaju keajang Europa League. Dan hal ini ternyata menyasar juga keajang Eropa bahwa meski kini duduk sebagai pemuncak klasemen grup tim hanya unggul tipis dan belum dalam posisi aman.

Tercatat tim hanya meraih 7 poin dari 1 menang dan 4 kali imbang. Memiliki poin yang sama dengan Rapid Wien, unggul 1 poin dari Glasgow Rangers dan unggul 2 poin dari Spartak Moskow.

Bacca selaku yang akan diandalkan musim ini langsung tampil melempem. Sebenarnya dimusim lalu dirinya mampu tampil hebat dengan mencetak 15 gol.

Pada musim ini bahkan pihak manajemen mendatangkan Karl Toko Ekambi dari klub Perancis Angers. Dimusim lalu dirinya tampil impresif dengan 17 gol.

Namun sayang kepiawaiannya tersebut gagal dibawa ke skuat El Madrigal ini, tercatat pemain asal Kamerun tersebut baru mencetak 2 gol di 14 kali bermain.

Sebenarnya skuat yang ada di dalam kedua klub yang diperbincangkan merupakan hampir 100 persen susunan pemain pada musim lalu.

Kiprah Cristiano Ronaldo di Liga Italia

Kiprah Cristiano Ronaldo di Liga Italia 2

Jika mendengar nama kiprah Cristiano Ronaldo pastinya dalam beberapa tahun belakangan menjadi salah satu sorotan utama. Mulai dari para calon lawannya dilapangan, paparazi di jalan kota sampai para Wanita cantik pada umumnya.

Namun disamping itu bahwa ada tidaknya beberapa pakar atau pengamat olahraga bahwa hingga saat ini Ronaldo tercatat sudah berkarir di 4 negara Eropa yang berbeda.

Setelah Portugal, Inggris, Spanyol hingga kini membela klub raksasa Juventus di Italia. Diusianya yang masuk 3 tahun dirinya masih berada dalam performa terbaik dan selalu masuk kedalam jajaran pemain peraih Ballon d’Or.

Berikut Data dan Fakta Cristiano Ronaldo – Kiprah Cristiano Ronaldo

Bermain di 4 Negara Berbeda dan Selalu Raih Gelar – Kiprah Cristiano Ronaldo

Kiprah Cristiano Ronaldo di Liga Italia 4

Tercatat pemain berjulul CR7 ini sudah berkarir di 4 negara yang berbeda. Dikarir perdanannya Ronaldo muda mulai berkarir bersama raksasa Portugal Sporting CP dimusim 2002/2003.

Selama satu tahun berkarir di skuat senior dirinya sukses memberikan 1 gelar Supertaca Candido deOliveira ditahun 2002.

Tahun 2003 dirinya langsung ditawarkan masuk kedalam skuat Manchester United yang saat itu masih dipegang Sir Alex Ferguson. Dan dana untuk mendatangkan Ronaldo pada jaman itu cukup tinggi 12,3 juta Poundsterling.

Kiprah Cristiano Ronaldo di Liga Italia 3

Dan disinilah karir CR7 sudah mulai meningkat. Berkarir semalam 4 tahun pundi gelar sukses didapatkannya. Mulai dari Liga Inggris, Liga Champions, Piala Dunia Antar klub dan 1 gelar Pemain terbaik dunia sukses di dapatkanya.

Namun ditahun 2008 dirinya memutuskan untuk menyudahi karir di Inggris dan memulai karir baru bersama Real Madrid.

Kiprah Cristiano Ronaldo di Liga Italia

Ternyata karirnya semakin meningkat. Saat itu dirinya didatangkan pihak manajemen dengan dana yang cukup fantastis 80 juta Poundsterling.

Bahkan ditahun 2015 saat melakukan perpanjangan kontrak, CR7 menjadi pemain termahal di dunia dengan bayaran 11 juta Euro pertahunnya dan memiliki nilai buy-out sebesar 1 Milliar Euro.

Dan seperti halnya di Manchester United dirinya sukses mempersembahkan semua gelar Liga Domestik dan Liga Eropa untuk tim. Dan bahkan disini dirinya mampu raih 4 gelar Pemain terbaik versi Ballon d’Or.

Ditahun 2016 bahkan kepiawaiannya sukses dibawa ke timnas dengan sukses persembahkan gelar Euro ditahun tersebut.

Hingga pada akhir musim 2017/2018 dirinya memutuskan menghentikan karirnya di Madrid dan memulai karirinya di tanah Italia bersama Juventus.

Dan pihak klub resmi mendapatkan mega bintang asal Portugal tersebut dengan banderol 100 juta Euro dan sukses memecahkan rekor transfer bagi pemain yang sudah berusia lebih dari 30 tahun.

Bahkan di skuat Juventus dirinya ditawarkan sebesar 12 juta Euro pertahunnya. Naik 1 juta Euro pertahunnya.

Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah – Kiprah Cristiano Ronaldo

Kiprah Cristiano Ronaldo di Liga Italia 1

Selain sudah menjadi salah satu ikon dunia sepakbola dalam level klub. Ternyata hal tersebut sukses dibarengi oleh dirinya saat membela timnas Portugal.

Bahkan saat ini dirinya sudah masuk sebagai salah satu legenda negara tersebut. Tercatat dirinya sudah tampil sebanyak 154 kali, sukses lewati catatan milik Luis Figo dengan 127 caps.

Sementara dirinya juga menjadi top skorer sepanjang masa dengan 85 gol. Unggul jauh dari peringkat 2 Pedro Pauleta dengan 47 gol.

Dan bahkan hingga kini Ronaldo masih aktif di timnas dan dirinya bahkan tengah mengincar gol ke 100 untuk timnas.

Bahkan selain di level timnas, diajang Eropa sendiri yang merupakan level klub. Dirinya merupakan pemegang gol terbanyak dengan catatan 121 gol dari 157 penampilannya, disusul Lionel Messi dengan 106 gol dari 128 caps.

Catatan kedua pemain yang disebutkan cukup jauh meninggalkan para legenda seperti Raul Gonzalez yang duduk diperingkat 3 dengan 71 gol dari 142 kali tampil diajang Eropa.

Dan catatan ini dipastikan akan terus berubah lantaran dirinya masih sangat aktif membela klub dan timnas. Dan pastinya rekor ini akan terus bertambah hingga 4-5 tahun kedepan.

Harry Kane Jadi Masa Depan Cerah Inggris

Harry Kane Jadi Masa Depan Cerah Inggris 2

Jika mendengar akan kata Harry Kane pastinya dalam beberapa musim terakhir merupakan salah satu penyerang mengerikan di Eropa hingga Dunia.

Ya benar sekali dirinya merupakan pemain asli didikan dari Tottenham Hotspur dan merupakan menjadi pemain yang paling diidamkan sebagai masa depan Inggris.

Jika melihat papan klasemen Liga dalam beberapa tahun belakangan pastinya akan sangat mengerikan. Lantaran liga yang senotabenya bermain di Inggris. Namun sang pencetak gol terbanyak selalu berasal dari negara non Inggris dalam beberapa tahun terakhir.

Kevin Philipps Pemain Terakhir Asli Inggris Jadi Top Skorer

Harry Kane Jadi Masa Depan Cerah Inggris 3

Sebelum masa kejayaan Kane kita harus melihat beberapa tahun sebelumnya pasti akan cukup banyak nama namun bukan berasal dari tanah Inggris.

Sebut saja terdapat nama Thierry Henry, Didier Drogba, Robin Van Persie, Carlos Tevez, Dimitar Berbatov. Dan bahkan hingga pemain sekelas Jimmy Floyd Hasselbaink pernah menjadi top skorer di Inggris.

Namun tidak ada nama pemain Inggris. Namun pada musim 1999/2000 nama Kevin Philipps sukses menjadi top skorer Liga dengan torehan 30 gol.

Catatan pemain yang saat itu membela Sunderland sukses mendapatkan banyak pujian. Karena dirinya sukses memutus catatan sebelumnya milik Michael Owen yang jadi top skorer 2 tahun terakhir.

Sempat di Pinjamkan ke Leicester City dan Norwich City

Masa kesuksesan Kane sendiri bukan tanpa adanya usaha. Bahwa pemain yang tersukses ini sempat mengalami masa kelam dimasa mudanya.

Dengan harus merasakan rasanya jadi pemain pinjaman Kane selalu berusaha menjadi yang terbaik. Dan yang pertama dirinya harus menjalani pinjaman di Norwich City di pertengahan musim.

Namun dirinya hanya bermain 3 kali saja dan hanya 1 kali starter tanpa mampu mencetak satu golpun. Dimusim yang sama dirinya langsung menjadi pemain pinjaman Leicester City.

Dan disini karirnya mulai meningkat, Kane muda sukses mencetak 2 gol dari 15 kali tampil dan menjadi starter di musim 2012/2013 silam.

Musim 2013/2014 Jadi Titik Balik Harry Kane

Pada musim ini barulah Kane sudah mulai mendapat sorotan. Yang saat itu pelatih Tim Sherwood langsung melakukan promosi Kane ke skuat utama.

Dan hasilnya cukup lumayan dirinta tampil gemilang saat akhir musim. Dan dirinya sukses mencetak 3 gol dari 10 kali kesempatan bermain.

2014/2015 Harry Kane Bintang Baru Liga Inggris

Harry Kane Jadi Masa Depan Cerah Inggris 1

Dimusim inilah kedahsyatan penyerang yang satu ini sudah mulai terlihat. Dan dimusim ini tercatat dirinya lagsung tokcer dengan mengemas 21 gol diajang Liga Inggris dan sukses menjadi pemain inti.

Yang bahkan saat itu dirinya nyaris membawa tim pertama kalinya kembali keajang Liga Champions Eropa. Meski akhirnya kalah dengan selisih 6 poin dari Manchester United.

Dan dirinya duduk menjadi runner-up top skorer liga dengan selisih 5 gol dari top skorer dimusim itu Sergio Aguero.

Dimusim selanjutnya Kane kembali tampil bagus. Hingga pada akhirnya total dirinya sukses mencetak 25 gol dalam satu musim Liga Inggris. catatan ini tentunya lebih baik dari musim sebelumnya.

Bahkan dirinya sukses membawa Spurs duduk diposisi 3 klasemen Liga Inggris dengan hanya terpaut 1 poin dari runner-up liga Arsenal. Dimusim ini juga tidak kalah mengejutkan lantaran Leicester City sukses menjadi juara liga.

Sementara Manchester United duduk diposisi 5 klasemen dan Liverpool serta Chelsea duduk diposisi 8 dan 10 klasemen Liga.

Harry Kane Jadi Masa Depan Cerah Inggris

Dan ditahun ini Harry Kane sukses menjadi top skorer perdananya di Inggris. Mampu ungguli Sergio Aguero dan Jamie Vardy dengan torehan 24 gol.

Hingga pada akhirnya dimusim 2016/2017 dirinya kembali menjadi top skorer dengan torehan 29 gol dan mampu membawa Tottenham duduk diposisi 2 klasemen yang merupakan zona otomatis grup Liga Champions.

Bahkan tim hanya selisih 7 poin dari sang kampiun Chelsea.

Masa Depan Tottenham Terjamin Berkat Harry Kane

Dimusim 2017/2018 dirinya memang sedikit menurun karena hanya mampu membawa tim duduk diposisi 3 klasemen Liga. Namun dalam urusan mencetak gol dirinya semakin bertambah dengan torehan 30 gol dalam satu musim.

Saat itu Harry Kane hanya kalah 2 gol dari catatan Mohamed Salah yang menjadi top skorer dengan torehan 32 gol.